Buah Kedondong : Manfaat  dan Cara Mengolahnya Menjadi Manisan

RatuBuah.com - Buah kedondong merupakan buah yang familiar dan sering kita temui di pasaran, seiring trennya tanaman buah berbentuk mini, tanaman kedondong dibudidayakan dalam bentuk pendek dengan keistimewaan berbuah produktif sepanjang waktu tanpa mengenal musim.

Mengenal Buah Kedondong

Jenis kedondong bangkok ( Spondias dulcis Forst ) yang berasal dari Thailand merupakan tanaman buah yang tergolong dalam keluarga mangga-manggaan (Anacardiaceae).

Tanaman ini dapat tumbuh optimal di dataran rendah maupun dataran tinggi, mampu tumbuh pada tanah batu kapur dan tanah pasir asam terutama tanah yang poros, gembur dan mengandung bahan organik.

Buah Kedondong adalah pohon tropis dengan buah yang dapat dimakan. Yang biasa dikenal juga bahasa inggrisnya kedondong adalah ambarella ini berasal dari Asia Tenggara, termasuk Indonesia. Pohon ini berbuah berlimpah dari September hingga pertengahan Januari. Buah ini biasa tumbuh berkelompok bahkan hingga selusin.

Sering dimanfaatkan sebagai rujak kedondong, diolah sebagai selai atau manisan, daun kedondong untuk lalapan dan menambah citarasa masakan seperti di daerah Bangka, pucuk daun kedondong digunakan untuk pelengkap bumbu saat memasak daging. Daun dan batangnya juga dapat untuk pakan ternak. Dagingnya kaya akan vitamin C dan zat besi.

Bagi penggemar tanaman bonsai pohon kedondong kerap dijadikan pilihan karena bonggolnya yang unik. Tanaman ini menyukai tempat yang memperoleh sinar matahari langsung.

Perbanyakan pohon kedondong bangkok dapat dilakukan dengan cangkok, stek atau dari biji kedondong, akan tetapi dengan cangkok memiliki beberapa keunggulan diantaranya akan menghasilkan buah dengan lebih cepat dan dengan kualitas buah yang sama dengan induknya.

Manfaat Buah Kedondong

Adapun manfaat buah kedondong yakni sebagai berikut.

1. Sebagai obat batuk alami

Khasiat buah ini jarang diketahui orang adalah untuk menyembuhkan gejala batuk. Padahal, Buah ini memiliki senyawa alami yang bisa digunakan untuk menyembuhkan batuk. Sehingga buah ini sangat baik dikonsumsi oleh seseorang yang memiliki gejala batuk.

2. Untuk sakit perut atau diare

Buah ini mengandung asam yang tinggi, sehingga dapat dimanfaatkan untuk membantu pembentukan asam lambung secara alami. Dengan begitu seseorang yang memiliki masalah pencernaan, diare, atau BAB yang tidak lancar, memaknya adalah salah satu solusi untuk mengatasi hal tersebut. Bisa mengkonsumsi buah tersebut pada siang hari setelah makan, dan pada malam hari sebelum tidur.

3. Mengobati luka kulit

Kandungan vitamin C pada buah tersebut berkisar 34 mg per 100 gram. Vitamin C sendiri merupakan sumber utama antioksidan bagi kesehatan tubuh. Karena manfaat antioksidan bagi tubuh adalah untuk menjaga sistem kekebalan tubuh, sehingga tubuh akan kebal terhadap infeksi yang disebabkan oleh penyakit.

Selain itu, manfaat Vitamin C berperan sebagai nutrisi yang dapat membantu mempercepat regenerasi sel. Karena itu membuat luka kulit cepat tertutup dengan pertumbuhan sel baru dan cepat. Cara pengaplikasiannya sangat sederhana, kita hanya menggunakan getah buah tersebut untuk dioleskan ke seluruh bagian luka luar (kulit).

4. Mengatasi anemia

Dampak dari anemia tentu sangat meresahkan bagi penderitanya. Mual, pusing, dan sesak napas sangat mengkhawatirkan keadaan penyakitnya. Nutrisi utama yang dibutuhkan oleh penderita anemia adalah zat besi. Asupan zat besi yang seimbang sangat penting bagi tubuh, karena zat besi digunakan untuk membantu produksi sel darah merah dalam tubuh kita. Salah satu cara alami untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengkonsumsi buah ini.

Cara Membuat Manisan Kedondong

Buah ini selain dikonsumsi segar juga banyak dijadikan olahan lainnya supaya lebih tahan lama. Dan olahan populer selain untuk rujak manis adalah untuk dijadikan manisan. Dengan rasa asam yang pas, buah yang muda akan makin mantap untuk dijadikan manisan. Olahan berupa manisan kedondong mudah dijumpai di mana saja.

Berikut cara membuat manisan kedondong :

Bahan:

2 kg kedondong kecil
2 sdt kapur sirih
4 liter air
800 gr bula pasir
2 sdt benzoat
Pewarna hijau secukupnya

Cara membuat :

1. Kupas buah dan cuci sampai bersih.
2. Ambil wadah isi dengan air kapur sirih dan rendam 3 jam lamanya.
3. Cuci buah yang sudah direndam lalu tiriskan.
4. Rebus sisa air dan gula hingga mendidih dan aduk sesekali.
5. Masukkan pewarna dan juga buah lalu aduk hingga rata dan angkat.
6. Masukkan benzoat lalu aduk dan biarkan uap panas hilang.
7. Diamkan semalam supaya air gula lebih meresap sebelum disajikan.

Demikian ulasan mengenai manfaat kedondong untuk kesehatan yang masih jarang diketahui orang-orang. Meski memiliki manfaat untuk kesehatan, namun sebaiknya jangan mengonsumsi terlalu berlebihan.

ARTIKEL REKOMENDASI